Yayasan Pati Sagôe Aceh dibentuk pada tanggal 26 Agustus 2021 dengan Akta Pendirian nomor 17 tahun 2021 pada kantor Notaris Sri Susilowati, S.H di Kota Sigli Kabupaten Pidie, Aceh dengan badan hukum yayasan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0020677.AH.01.04. Tahun 2021 tentang Pengesahan pendirian badan hukum Yayasan Pati Sagoe Aceh, tanggal 02 September 2021 yang mana maksud dan tujuan yayasan bergerak pada bidang sosial, kemanusiaan, keagamaan, dan untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut yayasan menjalankan salah satu kegiatan berupa riset dan penelitian di bidang ilmu pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia.
Inisiatif Strategis Transportasi (INSTRAN) merupakan organisasi nirlaba yang memberi perhatian pada advokasi dan riset perkembangan isu-isu transportasi di Indonesia. Berdiri sejak tahun 2001, INSTRAN fokus pada dukungan pengembangan sistem transportasi publik yang Berkeselamatan, Manusiawi, Ramah Lingkungan, dan Inklusif.
Yayasan Keadilan Rakyat (YKR) adalah Organisasi Masyarakat Sipil yang berdiri pada 23 Oktober 1997 dan telah berbadan hukum sebagai Yayasan dengan nomor legalitas 85. Lahir dari semangat Keadilan Sosial dan Ekologis, YKR berkomitmen Memperjuangkan hak-hak rakyat atas lingkungan hidup yang sehat, Akses sumber daya alam yang adil, serta Pembangunan yang berpihak pada masyarakat. Sejak awal berdirinya, YKR menjadi bagian penting dari gerakan lingkungan di Jambi. Pada tahun 1998, YKR termasuk salah satu Organisasi Pendiri WALHI Daerah Jambi dan hingga kini aktif sebagai anggota dalam forum WALHI. Posisi ini memperkuat peran YKR sebagai jembatan antara Masyarakat akar rumput, Pemerintah daerah, dan Jaringan advokasi nasional dalam Memperjuangkan hak lingkungan dan Keadilan ekonomi rakyat. Visi PPDI adalah Terwujudnya Masyarakat Inklusif, Partisipasi penuh dan Kesamaan Kesempatan Penyandang Disabilitas dalam segala Aspek Kehidupan dan Penghidupan untuk meningkatkan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas.
ELPAGAR, Lembaga Pemberdayaan Gerakan Rakyat, adalah Organisasi Nirlaba dan Independen yang didirikan oleh para aktivis dengan Komitmen pada Isu Demokrasi dan Hak Asasi Manusia di Kalimantan Barat. Organisasi ini didirikan sebagai transformasi dari Unit Kerja Program UNDP di Kalimantan Barat sebelumnya yaitu Community Recovery Program (CRP) pada tahun 1998. Unit ini merupakan unit kerja dari Program Nasional CRP yang berkedudukan di Jakarta pada saat krisis ekonomi nasional untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dengan bantuan efektif untuk masyarakat miskin dan rentan di seluruh Indonesia. Pada pertengahan tahun 2004, UNDP mengakhiri programnya dan mendorong unit kerja tersebut untuk bertransformasi menjadi LSM lokal untuk menindaklanjuti pemberdayaan masyarakat. Saat itulah satuan kerja teknis di Kalimantan Barat yang didukung oleh berbagai kegiatan menjelma menjadi NGO yang kemudian berdasarkan perencanaan strategis organisasi diberi nama resmi Perkumpulan Elpagar (Perkumpulan Lembaga Pemberdayaan Gerakan Rakyat).
Sekolah Budaya Lombok bergerak dibidang Kebudayaan dan Penelitian dalam Adat Istiadat Pelestarian Hutan, Adat menjaga berapa Situs Sejarah Cagar Budaya khususnya yang ada di wilayah Kecamatan.
YSN adalah Lembaga Nirlaba yang fokus pada Penelitian, Pelatihan dan Rekayasa Teknologi Terapan serta berbagai terobosan menjawab dinamika masyarakat untuk kesejahteraan. YSN berdiri Tahun 2005 sebagai bentuk kepedulian mahasiswa FMIPA USK pasca tsunami Aceh tahun 2004.
Yayasan Dahetok Milah Lestari (YDML) merupakan organisasi non-profit yang secara resmi diakui berdiri pada Tahun 2023 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. YDML membawa semangat untuk melestarikan Budaya dan Lingkungan Hidup Masyarakat Adat Malind. Nama “Dahetok Milah” berasal dari bahasa Malind yang memiliki makna “Kembali ke Akar, Tanah, dan Alam”. Ini mencerminkan komitmen YDML untuk mengembalikan keharmonisan antara Alam dan Lingkungan.
Lembaga ini bernama BIDJEH ACEH adalah sebuah lembaga sosialisasi kesehatan dan pendidikan (helth and education socialization).
TRANSFORM (Training And Facilitation for Natural Resources Management) merupakan sebuah lembaga yang berbentuk perkumpulan yang didirikan pada tahun 2004 melalui akte notaris No. 10 tahun 2004, terdaftar di Kemenkum dan HAM yang telah diperbaharui beberapa kali dan terakhir Nomer: AHU-0000326.AH.01.08 Tahun 2025. Lembaga ini didirikan oleh para aktivis sosial dengan latar belakang dari NGO, Akademisi yang memiliki kapasitas dan keahlian dalam bidang Pemberdayaan Masyarakat, Perubahan Iklim, Pengurangan Risiko Bencana, GEDSI, Pengembangan Modul, Fasilitasi, Training, Survey, Penelitian, Konservasi, Advokasi, Mediasi, Management Knowledge, Pengembangan Media dan Publikasi.
Komunitas albino Sulawesi Utara merupakan komunitas lokal yang saya dirikan pada tahun 2021. Komunitas albino Sulawesi Utara berdiri atas dasar ingin berbagi cerita pengalaman tentang apa itu albinisme, banyak masyarakat maupun pemerintah tidak mengenal apa itu albinisme. Albinisme disebabkan oleh kelainan genetik sejak dilahirkan. Kurangnya produksi melanin pada tubuh seseorang mengakibatkan kulit rambut menjadi pucat atau putih juga mempengaruhi iris mata atau penglihatan. Sejak tahun 2021 kami selalu melakukan advokasi ataupun sosialisasi edukasi terkait dengan albinisme itu terutama kepada masyarakat luas juga kepada pihak-pihak pemerintah yang memang tidak mengetahui apa itu albinisme. Upaya-upaya yang telah kami lakukan sejak tahun 2021 sudah banyak menghasilkan sesuatu yang tentunya bermanfaat bagi kami kaum albinisme yang ada di Indonesia terutama yang ada di provinsi Sulawesi Utara.
WALHI Riau merupakan organisasi forum yang secara hukum tergabung dalam Yayasan WALHI. Yayasan WALHI juga merupakan bagian dari jaringan Sahabat Bumi, sebuah jaringan global yang berafiliasi di 73 negara. WALHI Riau didirikan pada tanggal 14 Februari 2001. Dalam kiprahnya, WALHI Riau mengusung visi Untuk mewujudkan visi tersebut, WALHI Riau mengusung misi.
Berdiri sejak 2011, fokus kegiatan Terasmitra pada upaya untuk menguatkan komunitas-komunitas lokal dalam pengelolaan kekayaan alam melalui pelatihan, pendampingan, pendanaan, dan diseminasi pengetahuan menggunakan pelbagai kanal media kreatif.
WALHI Sulawesi Tenggara adalah organisasi advokasi lingkungan hidup, berdiri tahun 1996 dengan 14 (empat belas) lembaga anggota yang tersebar di Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak berdiri hingga sekarang Walhi Sulawesi Tenggara aktif terlibat dalam aksi penyelamatan lingkungan dari ekspansi perkebunan, pertambangan dan sektor lainnya, untuk menjaga lingkungan Walhi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan masyarakat lokal, masyarakat adat, perempuan dan kelompok rentan lainnya serta mensosialisasikan kebijakan ramah lingkungan kepada pihak terkait.
Yayasan Nusa Lestari Hijau (YASNURIH) merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang aktivitas pemberdayaan, advokasi dan respon kemanusiaan dari para pengurus yang terlibat dalam berbagai inisiatif lingkungan sejak tahun 2008 melalui Kawan NTT Hijau. Selain itu, keterlibatan Program Komunitas Tangguh terhadap Iklim dan Bencana di Indonesia (ICDRC) yang merupakan kolaborasi YPPS dan Oxfam, serta partisipasi dalam Incident Project yang berfokus pada peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana di Nusa Tenggara bersama CRS, telah menjadi landasan kuat bagi terbentuknya Yayasan Nusa Lestari Hijau ini.
Kawungpitu adalah organisasi non-profit yang bertujuan untuk mewujudkan penghidupan berkelanjutan melalui tiga pilar: Pengelolaan Sumber Daya secara Bijak, Penguatan Kapabilitas Komunitas, dan Peningkatan Resiliensi Komunitas terhadap Krisis Iklim. Kawungpitu didirikan pada Maret 2024 di Bogor oleh sekelompok orang muda yang memiliki pengalaman panjang dalam pengorganisasian dan pengembangan komunitas.
Institute for Human and Ecological Studies (Inhides) adalah lembaga kajian/riset independent yang didirikan pada 3 Februari 2020 untuk mendukung keadilan sosial-ekologis di Indonesia, khususnya di Gorontalo, melalui kerja-kerja penelitian.
Awalnya bernama Institute for Humanity and Development Studies. Namun, pada 2023, berubah nama menjadi Institute for Human and Ecological Studies.
Yayasan Aku Rimba Indonesia merupakan organisasi yang dipimpin dan beranggotakan kaum muda, yang secara aktif mengembangkan program-program di bidang kehutanan yang berbasis lestari dan masyarakat yang sejahtera. Awalnya Yayasan Aku Rimba Indonesia didirikan dengan nama Yayasan Alumni Kehutanan Unhas yang disahkan melalui Surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000932.AH.01.04 Tahun 2017. Dalam perjalanan perkembangan pendirian Yayasan, pendiri bersepakat untuk merubah nama Yayasan yang diputuskan dalam rapat dewan pembina menjadi Yayasan Aku Rimba Indonesia pada tahun 2022 dan telah disahkan melalui Surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000514.AH.01.05 Tahun 2022.
Inisiatif pembentukan Rumah Ekologi Nusantara bermula dari kerja-kerja pemberdayaan masyarakat beberapa dosen. Dari pengalaman tersebut, kami mulai membangun diskusi untuk membangun lembaga masyarakat yang sipil yang fokus memberikan pemberdayaan masyarakat pada sektor lingkungan yang berkelanjutan, mengingat ini menjadi tantangan tengah dihadapi oleh masyarakat di Banten.
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Adat (LPMA) berdiri tahun 1998 dibawah badan hukum Yayasan Pemberdayaan Masyarakat (YPM) untuk mewujudkan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Kalimantan Selatan.
