Thresher Shark Indonesia adalah organisasi non-pemerintah (NGO) yang dipimpin oleh anak muda dan berdiri sejak 2018, di bawah naungan Yayasan Teman Laut Indonesia. Kami berfokus pada perlindungan populasi hiu tikus pelagik (Alopias pelagicus) yang semakin terancam punah di perairan Indonesia melalui pendekatan berbasis ilmiah, advokasi kebijakan, edukasi, dan pengembangan masyarakat.
Didirikan oleh empat konservasionis laut muda, organisasi ini bermula dari inisiatif relawan dan kini berkembang menjadi tim beranggotakan 25 orang—13 staf penuh waktu dan 12 paruh waktu—yang aktif bekerja di wilayah konservasi di Alor, Flores, dan Kepulauan Banda. Seluruh tim berusia di bawah 35 tahun, dan 80% berasal dari komunitas adat lokal. Kami berkomitmen memberdayakan generasi muda melalui pelatihan, pendidikan, dan peluang kerja di sektor kelautan.

















