Skip to main content
Tag

ekonomi kemasyarakatan

TRANSFORM

By Selasar - Jendela

TRANSFORM (Training And Facilitation for Natural Resources Management) merupakan sebuah lembaga yang berbentuk perkumpulan yang didirikan pada tahun 2004 melalui akte notaris No. 10 tahun 2004, terdaftar di Kemenkum dan HAM yang telah diperbaharui beberapa kali dan terakhir Nomer: AHU-0000326.AH.01.08 Tahun 2025. Lembaga ini didirikan oleh para aktivis sosial dengan latar belakang dari NGO, Akademisi yang memiliki kapasitas dan keahlian dalam bidang Pemberdayaan Masyarakat, Perubahan Iklim, Pengurangan Risiko Bencana, GEDSI, Pengembangan Modul, Fasilitasi, Training, Survey, Penelitian, Konservasi, Advokasi, Mediasi, Management Knowledge, Pengembangan Media dan Publikasi.

Tinjau

Yayasan Teman Laut Indonesia

By Selasar - Jendela

Thresher Shark Indonesia adalah organisasi non-pemerintah (NGO) yang dipimpin oleh anak muda dan berdiri sejak 2018, di bawah naungan Yayasan Teman Laut Indonesia. Kami berfokus pada perlindungan populasi hiu tikus pelagik (Alopias pelagicus) yang semakin terancam punah di perairan Indonesia melalui pendekatan berbasis ilmiah, advokasi kebijakan, edukasi, dan pengembangan masyarakat.
Didirikan oleh empat konservasionis laut muda, organisasi ini bermula dari inisiatif relawan dan kini berkembang menjadi tim beranggotakan 25 orang—13 staf penuh waktu dan 12 paruh waktu—yang aktif bekerja di wilayah konservasi di Alor, Flores, dan Kepulauan Banda. Seluruh tim berusia di bawah 35 tahun, dan 80% berasal dari komunitas adat lokal. Kami berkomitmen memberdayakan generasi muda melalui pelatihan, pendidikan, dan peluang kerja di sektor kelautan.

Tinjau

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

By Selasar - Jendela

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) merupakan organisasi masyarakat sipil yang bersifat nirlaba, independen, dan non-pemerintah, didirikan di Jakarta pada 11 Mei 1973. Keberadaan YLKI diarahkan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran kritis konsumen atas hak dan tanggung jawabnya, guna melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya. YLKI lahir dari keprihatinan sekelompok masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, terhadap maraknya konsumsi produk luar negeri pada masa itu. Mereka terdorong untuk menguatkan posisi produk dalam negeri sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan berdaya. Sejak saat itu, YLKI terus berkembang menjadi organisasi yang memfokuskan diri pada advokasi, edukasi, dan perlindungan konsumen di Indonesia.

Tinjau

Yayasan Sulthan Thaha

By Selasar - Jendela

Yayasan Sulthan Thaha Jambi adalah sebuah lembaga sosial, budaya dan lingkungan yang berdiri pada tahun 1998 untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Jambi. Yayasan ini berkomitmen untuk melestarikan nilai-nilai luhur sejarah, budaya, lingkungan dan adat Jambi sekaligus memperkuat solidaritas sosial demi terwujudnya masyarakat yang adil, berdaya, dan sejahtera.

Tinjau

Building Resilience Kindness Society (BRKS)

By Selasar - Jendela

BRKS singkatan dari Building Resilience Kindness Society, sebuah NGO yang didirikan di kota Jombang, Jawa Timur pada tahun 2018 berawal dari sebuah kelompok diskusi “solidaritas sosial” terkait isu-isu kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat serta isu-isu lingkungan. Kelompok ini terdiri dari lintas generasi dan latar belakang, termasuk aktivis, dosen, jurnalis, serta pekerja seni. Pada pertengahan tahun 2020, mereka sepakat untuk membentuk media publikasi berbasis komunitas yang dinamai Kicau Rakyat 53 Broadcast. Harapan kami ke depan akan terlahir suatu kelembagaan yang berbasis kenggotaan komunitas yang kuat secara kelembagaan dan memiliki sumberdaya yang kuat baik bersifat material maupun ketajaman pikiran serta kemapanan metodologi riset, bernalar kritis untuk menyongsong kemewahan idealisme kemanusiaan yang adil dan beradab.

Tinjau

Yayasan SART Riau

By Selasar - Jendela

Yayasan SART atau Yayasan Peduli Pendidikan dan Ekonomi Mandiri Berkelanjutan-P2EMB, adalah lembaga yang didirikan pada 6 April 2018 teregister di KemenkumHAM RI Nomor AHU- 0004933.AH.01.04. tahun 2018 dalam bentuk yayasan yang beroperasi di sektor nirlaba. Fokus kegiatan mendorong pemerintah daerah terbentuknya kebijakan terpadu di tingkat pemerintah daerah, kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, keberlanjutan, edukasi masyarakat, pelestarian dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dalam menjalankan kegiatannya, kami selalu melibatkan partisipasi aktif atau partisipasi masyarakat dan stakeholder, baik dari pemerintah daerah, perusahaan, maupun lembaga mitra lainnya.

Tinjau

Inisiatif Lampung Sehat

By Selasar - Jendela

Inisiatif Lampung Sehat (ILS) merupakan Organisasi nirlaba yang memiliki dasar kepentingan sosial dan juga lingkungan, bergerak dalam bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan masyarakat dengan mengupayakan terwujudnya masyarakat sehat
dan Sejahtera.

Tinjau

Penggiat Seni & Konservasi Bengkulu (PSKB)

By Selasar - Jendela

Penggiat Seni dan Konservasi Bengkulu (PSKB) merupakan sebuah komunitas yang berdiri pada tahun 2021, di Kota Bengkulu. Organisasi ini dibentuk oleh sekelompok seniman, aktivis lingkungan, dan budayawan lokal yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni budaya serta lingkungan hidup di Provinsi Bengkulu. Sejak awal berdirinya, PSKB berkomitmen menjadi ruang kolaboratif bagi komunitas kreatif dan masyarakat luas untuk mengembangkan seni tradisi dan kontemporer sekaligus mengampanyekan pentingnya konservasi alam secara berkelanjutan kami cukup sering membalut seni untuk tujuan konservasi tentu sebaliknya inspirasi seniman banyak didapat saat bergerak melaksanakan konservasi.

Tinjau

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau

By Selasar - Jendela

WALHI Riau merupakan organisasi forum yang secara hukum tergabung dalam Yayasan WALHI. Yayasan WALHI juga merupakan bagian dari jaringan Sahabat Bumi, sebuah jaringan global yang berafiliasi di 73 negara. WALHI Riau didirikan pada tanggal 14 Februari 2001. Dalam kiprahnya, WALHI Riau mengusung visi Untuk mewujudkan visi tersebut, WALHI Riau mengusung misi.

Tinjau

Yayasan Papua Mandiri (YAPMI)

By Selasar - Jendela

 

Visi

Menjadi organisasi yang Tangguh, mandiri, harmoni dan menginspirasi masyarakat dalam mewujudkan nilai-nilai kesetaraan dan kehidupan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dengan pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna bagi semua masyarakat, terutama masyarakat miskan di lapisan paling bawah dan kelompok rentana (anak, ibu hamil, lansia dan disabilitas), serta lapisan masyarakat terbawah yang terpinggirkan oleh pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang berada diwilayah rawan bencana, tertinggal, terluar dan terdepan.

Misi

  1. Mewujudkan pengurangan risiko bencana yang evektif, evisien dan terkoordinasi yang dilandasi oleh prinsip kemanusiaan, kesetaraan dan keadilan yang inklusif
  2. Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang inklusi didukung oleh profesionalitas dan akuntabilitas sesuai peraturan perundang-undangan.
  3. Menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanggulangan bencana, baik sebelum, saat dan setelah bencana.
  4. Menumbuh kembangkan kemandirian masyarakat dalam pengurangan risiko bencana
  5. Mewujudkan pemanduan program dan kegiatan untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat
  6. Meningkatkan Kapasitas Ekonomi Produktif Masyarakat
  7. Membangun komitmen para pemangku kepentingan – stakeholder, baik local, nasional dan internasional dalam rangka penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
  8. Mewujudkan komunitas masyarakat berdaya berbasis kearifan lokal, yang punya daya kreatif, inovatif, mandiri dan punya etos kerja yang tinggi.
  9. Menciptakan generasi baru yang kreatif, berkarakter, dan berjiwa pemimpin masa depan.
    Bertekad mendampingi dan mengantarkan kelompok masyarakat miskin menjadi masyarakat berdaya berbasis sumberdaya lokal.
  10. Mentransformasi nilai-nilai kerelawanan untuk menciptakan kepemimpinan lokal sebagai agen perubahan masyarakat

Wilayah Kerja: Papua, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

Isu Strategis: Lingkungan & Perubahan Iklim, Penanggulangan Bencana, Ekonomi Kemasyarakatan, Pendidikan & Vokasi, Pemberdayaan Desa, Pertanian & Pangan, Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI), Pemberdayaan Pemuda, Keselamatan & Keamanan, Teknologi Informasi, Komunikasi, & Keamananan Digital.

Alamat: Koya Barat, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Website: –

Media sosial:  

Kontak: 

Terasmitra

By Selasar - Jendela

Berdiri sejak 2011, fokus kegiatan Terasmitra pada upaya untuk menguatkan komunitas-komunitas lokal dalam pengelolaan kekayaan alam melalui pelatihan, pendampingan, pendanaan, dan diseminasi pengetahuan menggunakan pelbagai kanal media kreatif.

Tinjau

WALHI Sulawesi Tenggara

By Selasar - Jendela

WALHI Sulawesi Tenggara adalah organisasi advokasi lingkungan hidup, berdiri tahun 1996 dengan 14 (empat belas) lembaga anggota yang tersebar di Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak berdiri hingga sekarang Walhi Sulawesi Tenggara aktif terlibat dalam aksi penyelamatan lingkungan dari ekspansi perkebunan, pertambangan dan sektor lainnya, untuk menjaga lingkungan Walhi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan masyarakat lokal, masyarakat adat, perempuan dan kelompok rentan lainnya serta mensosialisasikan kebijakan ramah lingkungan kepada pihak terkait.

Tinjau

Yayasan Nusa Lestari Hijau

By Selasar - Jendela

Yayasan Nusa Lestari Hijau (YASNURIH) merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang aktivitas pemberdayaan, advokasi dan respon kemanusiaan dari para pengurus yang terlibat dalam berbagai inisiatif lingkungan sejak tahun 2008 melalui Kawan NTT Hijau. Selain itu, keterlibatan Program Komunitas Tangguh terhadap Iklim dan Bencana di Indonesia (ICDRC) yang merupakan kolaborasi YPPS dan Oxfam, serta partisipasi dalam Incident Project yang berfokus pada peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana di Nusa Tenggara bersama CRS, telah menjadi landasan kuat bagi terbentuknya Yayasan Nusa Lestari Hijau ini.

Tinjau

Sahabat Konservasi Lingkungan (SAUKANG)

By Selasar - Jendela

Saukang berdiri sejak tahun 2017 dilatarbelakangi adanya permasalahan lingkungan di Kab Bulukumba mulai dari sampah hingga tanah longsor. Sehingga pada tahun 2020, Saukang bekerja sama dengan organisasi karang taruna aktif bergerak melakukan kegiatan sosial di pesisir pantai, penanaman pohon, dan juga bergerak di bakti sosial bagi masyarakat yang butuh uluran tangan.

Tinjau

Institute For Human and Ecological Studies (INHIDES)

By Selasar - Jendela

Institute for Human and Ecological Studies (Inhides) adalah lembaga kajian/riset independent yang didirikan pada 3 Februari 2020 untuk mendukung keadilan sosial-ekologis di Indonesia, khususnya di Gorontalo, melalui kerja-kerja penelitian.
Awalnya bernama Institute for Humanity and Development Studies. Namun, pada 2023, berubah nama menjadi Institute for Human and Ecological Studies.

Tinjau

Yayasan Aku Rimba Indonesia

By Selasar - Jendela

Yayasan Aku Rimba Indonesia merupakan organisasi yang dipimpin dan beranggotakan kaum muda, yang secara aktif mengembangkan program-program di bidang kehutanan yang berbasis lestari dan masyarakat yang sejahtera. Awalnya Yayasan Aku Rimba Indonesia didirikan dengan nama Yayasan Alumni Kehutanan Unhas yang disahkan melalui Surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000932.AH.01.04 Tahun 2017. Dalam perjalanan perkembangan pendirian Yayasan, pendiri bersepakat untuk merubah nama Yayasan yang diputuskan dalam rapat dewan pembina menjadi Yayasan Aku Rimba Indonesia pada tahun 2022 dan telah disahkan melalui Surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000514.AH.01.05 Tahun 2022.

Tinjau

Yayasan Nuansa Alam Indonesia

By Selasar - Jendela

Yayasan Nuansa Alam Indonesia di singkat YNAI dibentuk sejak Tahun 2022 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor: AHU.009588.AH.01.04.Tahun 2022, dikukuhkan pada tanggal 22 April 2022 di Medan dengan nama Yayasan Nuansa Alam Indonesia, No. Akte Notaris 02 Tahun 2022. Yayasan ini didirikan atas dasar kepedulian beberapa penggiat lingkungan hidup dan pemerhati pertumbuhan ekonomi rakyat miskin di saat ekonomi lagi dilanda di saat Pandemi COVID-19, dimana seluruh aspek kehidupan terutama perekonomian, sosial budaya dan lingkungan hidup di seluruh dunia termasuk Indonesia mengalami keterpurukan baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Tinjau

Yayasan Pembina Matematika dan IPA (YPMIPA)

By Selasar - Jendela

Yayasan Pembina Matematika dan IPA (YPMIPA) adalah sebuah yayasan non-profit yang berdiri tahun 2015, dengan visi “Generasi Penerus: Realistik, Kreatif, Aspiratif dan Inovatif.” Dalam mewujudkan visi tersebut, kami memiliki 3 misi utama, pertama meningkatkan kemampuan dalam hal berkomunikasi baik secara lisan maupun non lisan, kedua meningkatkan kemampuan dalam mencari solusi untuk permasalahan masalah global, dan yang terakhir menciptakan generasi penerus yang berkarakter. Ketiga misi ini dalam rangka mendorong generasi penerus untuk pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tinjau

SembaluNina

By Selasar - Jendela

SembaluNina lahir dari kesadaran kolektif perempuan di Sembalun untuk membangun ruang belajar, saling mendukung, dan memperkuat peran mereka dalam proses pembangunan kawasan. Berawal dari rasa ketidakadilan terhadap akses sumber daya air, komunitas ini tumbuh sebagai respons atas salah kelola Sembalun sebagai destinasi pariwisata.

Tinjau

Rumah Pengolahan Sampah Sehito

By Selasar - Jendela

Rumah Pengolahan Sampah didirikan pada bulan Agustus tahun 2022 sebagai inisiatif masyarakat yang peduli terhadap permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah yang kian hari semakin meningkat. Lahir dari keprihatinan atas menumpuknya sampah di sekitar pemukiman dan dampak negatifnya terhadap kesehatan serta kelestarian lingkungan, lembaga ini hadir dengan visi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui sistem pengolahan sampah terpadu. Fokus kerja kami adalah memberikan solusi praktis dan edukatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga maupun skala komunitas dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Tinjau