Skip to main content
Category

Selasar – Jendela

Yayasan Dahetok Milah Lestari

By Selasar - Jendela

Yayasan Dahetok Milah Lestari (YDML) merupakan organisasi non-profit yang secara resmi diakui berdiri pada Tahun 2023 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. YDML membawa semangat untuk melestarikan Budaya dan Lingkungan Hidup Masyarakat Adat Malind. Nama “Dahetok Milah” berasal dari bahasa Malind yang memiliki makna “Kembali ke Akar, Tanah, dan Alam”. Ini mencerminkan komitmen YDML untuk mengembalikan keharmonisan antara Alam dan Lingkungan.

Tinjau

Yayasan Sinar Pandora Indonesia (YASPINDO)

By Selasar - Jendela

Alam yang terpelihara untuk Air dan Kehidupan serta Generasi yang terus peduli dan mempunyai kesadaran Personal dan Sosial. Itulah spirit yang telah menjiwai seluruh Perjuangan, Pengabdian dan Komitmen hingga saat ini. Bertolak dari kesulitan masyarakat akan air di Pulau Adonara khususnya, dan di Nusa Tenggara Timur umumnya, kami yang tergabung dalam KAWAN HIJAU-NTT (Gerakan Sukarelawan Hijau) memulai langkah sederhana di tahun 2008 dengan melakukan penghijauan di beberapa mata air di Pulau Adonara, seperti di Waibele Witihama, di Mangaaleng dan di Koli. Kami mengajak masyarakat dan anak sekolah untuk merawat mata air dan reboisasi dengan menggunakan tanaman lokal yang cocok untuk mata air. Kami juga melakukan kampanye hijau dan cinta alam dari sekolah ke sekolah, dari desa ke desa dan juga untuk kelompok kategorial anak-anak.

Tinjau

JPIC Kalimantan

By Selasar - Jendela

Justice, Peace & Integrity of Creation (JPIC) Kalimantan merupakan lembaga nirlaba yang berdiri sejak tahun 2010 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. JPIC Kalimantan lahir dari keprihatinan atas kerusakan lingkungan, ketimpangan sosial, dan melemahnya kemandirian masyarakat adat serta petani akibat ekspansi industri ekstraktif dan pangan skala besar. Sejak awal, JPIC Kalimantan berfokus pada pendampingan masyarakat akar rumput melalui pendekatan Agroekologi, Kedaulatan Pangan, dan Advokasi Lingkungan Hidup.

Tinjau

Genspace

By Selasar - Jendela

Genspace adalah Lembaga Independen berbasis di Samarinda, Kalimantan Timur, yang berfokus pada Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Generasi Muda, dan Keberlanjutan Lingkungan. Melalui riset, Pelatihan, Advokasi, dan Kolaborasi Multi-Pihak, GYDI mendorong transformasi sosial menuju masyarakat yang Inklusif, Berkeadilan, dan Berdaya. Dengan semangat #MudaBergerakMudaBerdampak, GYDI berupaya memperkuat Kapasitas Pemuda dan Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Tinjau

Yayasan YISA Ambalawi Mbojo

By Selasar - Jendela

YISA ( Yayasan Bina Masyarakat Sejahtera ) sebuah LSM berdiri pada tahun 2000 tepatnya 10 April 2000 dengan akte notaris no.13 oleh BAIQ HAYINAH, SH. , sekarang nama lembaga YISA ( Yayasan Bina masyarakat Sejahtera ) diganti karena dalam pengurusan akte KEMENKUMHAM sudah ada nama yang sama sehingga nama YISA ( Yayasan Bina Masyarakat Sejahtera ) diganti menjadi Yayasan YISA Ambalawi Mbojo dengan akte notaries nomor 05 tanggal 04 maret 2020 oleh Sofian, SH,M.Kn. Yayasan YISA Ambalawi Mbojo dibangun dan tumbuh kembang dalam kurun waktu yang relatif pajang dengan berbagai suka dan duka.

Tinjau

Persatuan Tuna Netra Indonesia Daerah NTT

By Selasar - Jendela

Pertuni NTT adalah Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Tunanetra Indonesia di Nusa Tenggara Timur. Pertuni NTT adalah perkumpulan yang mewadahi aspirasi, pengembangan, dan pemberdayaan disabilitas netra di wilayah NTT. Pertuni NTT berfokus pada perjuangan hak, martabat dan inklusi bagi tunanetra di NTT melalui program pemberdayaan, pelatihan dan advokasi. Organisasi kami memiliki kepengurusan di tingkat daerah dan cabang (DPC) untuk melayani anggota di seluruh wilayah NTT. Pertuni NTT memiliki 10 cabang yaitu DPC Kota Kupang, DPC Kabupaten Kupang, DPC Malaka, DPC Belu, DPC Sumba Timur, DPC Manggarai Raya, DPC Manggarai Barat, DPC Alor, DPC Ende dan DPC Sikka.

Tinjau

Wartapala Indonesia

By Selasar - Jendela

Wartapala Indonesia, atau disingkat WI (Warta + Pala), lahir pada 7 Februari 2015 di Surabaya oleh sekelompok aktivis pecinta alam Jawa Timur sebagai bentuk gabungan antara semangat alam dan jiwa jurnalistik. Media ini kemudian menguat sebagai media partner pencinta alam di Indonesia, beroperasi di bawah naungan Yayasan Wartapala Indonesia (WIEF) dengan akta notaris dan pengesahan pemerintah (SK Kemenkumham) sejak 2016. Fokus kerja Wartapala meliputi penyebaran informasi, dokumentasi kegiatan alam bebas dan lingkungan, serta advokasi berbasis opini publik yang berpihak pada komunitas dan alam. Mereka mengusung tagline “good news is also good news” — percaya bahwa berita positif dari komunitas alam juga penting dan inspiratif.

Tinjau

TRANSFORM

By Selasar - Jendela

TRANSFORM (Training And Facilitation for Natural Resources Management) merupakan sebuah lembaga yang berbentuk perkumpulan yang didirikan pada tahun 2004 melalui akte notaris No. 10 tahun 2004, terdaftar di Kemenkum dan HAM yang telah diperbaharui beberapa kali dan terakhir Nomer: AHU-0000326.AH.01.08 Tahun 2025. Lembaga ini didirikan oleh para aktivis sosial dengan latar belakang dari NGO, Akademisi yang memiliki kapasitas dan keahlian dalam bidang Pemberdayaan Masyarakat, Perubahan Iklim, Pengurangan Risiko Bencana, GEDSI, Pengembangan Modul, Fasilitasi, Training, Survey, Penelitian, Konservasi, Advokasi, Mediasi, Management Knowledge, Pengembangan Media dan Publikasi.

Tinjau

Yayasan Konservasi dan Penelitian Pari Mobula

By Selasar - Jendela

Berawal dari penelitian doktoral tentang biologi pari mobula yang terancam punah pada periode 2015-2022, Mobula Indonesia kini telah berkembang menjadi sebuah lembaga konservasi yang signifikan. Pada awal tahun 2022, inisiatif ini diresmikan menjadi Yayasan Konservasi dan Penelitian Pari Mobula, yang memfokuskan kegiatannya di wilayah Banyuwangi dan Flores Timur.

Tinjau

Yayasan Teman Laut Indonesia

By Selasar - Jendela

Thresher Shark Indonesia adalah organisasi non-pemerintah (NGO) yang dipimpin oleh anak muda dan berdiri sejak 2018, di bawah naungan Yayasan Teman Laut Indonesia. Kami berfokus pada perlindungan populasi hiu tikus pelagik (Alopias pelagicus) yang semakin terancam punah di perairan Indonesia melalui pendekatan berbasis ilmiah, advokasi kebijakan, edukasi, dan pengembangan masyarakat.
Didirikan oleh empat konservasionis laut muda, organisasi ini bermula dari inisiatif relawan dan kini berkembang menjadi tim beranggotakan 25 orang—13 staf penuh waktu dan 12 paruh waktu—yang aktif bekerja di wilayah konservasi di Alor, Flores, dan Kepulauan Banda. Seluruh tim berusia di bawah 35 tahun, dan 80% berasal dari komunitas adat lokal. Kami berkomitmen memberdayakan generasi muda melalui pelatihan, pendidikan, dan peluang kerja di sektor kelautan.

Tinjau

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

By Selasar - Jendela

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) merupakan organisasi masyarakat sipil yang bersifat nirlaba, independen, dan non-pemerintah, didirikan di Jakarta pada 11 Mei 1973. Keberadaan YLKI diarahkan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran kritis konsumen atas hak dan tanggung jawabnya, guna melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya. YLKI lahir dari keprihatinan sekelompok masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, terhadap maraknya konsumsi produk luar negeri pada masa itu. Mereka terdorong untuk menguatkan posisi produk dalam negeri sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan berdaya. Sejak saat itu, YLKI terus berkembang menjadi organisasi yang memfokuskan diri pada advokasi, edukasi, dan perlindungan konsumen di Indonesia.

Tinjau

Yayasan Sulthan Thaha

By Selasar - Jendela

Yayasan Sulthan Thaha Jambi adalah sebuah lembaga sosial, budaya dan lingkungan yang berdiri pada tahun 1998 untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Jambi. Yayasan ini berkomitmen untuk melestarikan nilai-nilai luhur sejarah, budaya, lingkungan dan adat Jambi sekaligus memperkuat solidaritas sosial demi terwujudnya masyarakat yang adil, berdaya, dan sejahtera.

Tinjau

Building Resilience Kindness Society (BRKS)

By Selasar - Jendela

BRKS singkatan dari Building Resilience Kindness Society, sebuah NGO yang didirikan di kota Jombang, Jawa Timur pada tahun 2018 berawal dari sebuah kelompok diskusi “solidaritas sosial” terkait isu-isu kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat serta isu-isu lingkungan. Kelompok ini terdiri dari lintas generasi dan latar belakang, termasuk aktivis, dosen, jurnalis, serta pekerja seni. Pada pertengahan tahun 2020, mereka sepakat untuk membentuk media publikasi berbasis komunitas yang dinamai Kicau Rakyat 53 Broadcast. Harapan kami ke depan akan terlahir suatu kelembagaan yang berbasis kenggotaan komunitas yang kuat secara kelembagaan dan memiliki sumberdaya yang kuat baik bersifat material maupun ketajaman pikiran serta kemapanan metodologi riset, bernalar kritis untuk menyongsong kemewahan idealisme kemanusiaan yang adil dan beradab.

Tinjau

Yayasan SART Riau

By Selasar - Jendela

Yayasan SART atau Yayasan Peduli Pendidikan dan Ekonomi Mandiri Berkelanjutan-P2EMB, adalah lembaga yang didirikan pada 6 April 2018 teregister di KemenkumHAM RI Nomor AHU- 0004933.AH.01.04. tahun 2018 dalam bentuk yayasan yang beroperasi di sektor nirlaba. Fokus kegiatan mendorong pemerintah daerah terbentuknya kebijakan terpadu di tingkat pemerintah daerah, kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, keberlanjutan, edukasi masyarakat, pelestarian dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dalam menjalankan kegiatannya, kami selalu melibatkan partisipasi aktif atau partisipasi masyarakat dan stakeholder, baik dari pemerintah daerah, perusahaan, maupun lembaga mitra lainnya.

Tinjau

Inisiatif Lampung Sehat

By Selasar - Jendela

Inisiatif Lampung Sehat (ILS) merupakan Organisasi nirlaba yang memiliki dasar kepentingan sosial dan juga lingkungan, bergerak dalam bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan masyarakat dengan mengupayakan terwujudnya masyarakat sehat
dan Sejahtera.

Tinjau

LIPGA (Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara)

By Selasar - Jendela

Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara disingkat dengan LIPGA adalah salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berbentuk Perkumpulan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, berdiri pada Hari Jum’at, Tanggal 13 Juni 2008 berkantor di Jalan Lukub Badak Komplek SKB-Pegasing-Aceh Tengah. Lembaga ini muncul dan ada dikarenakan menurunnya ahlak dan adab masyarakat terutama pelajar, kurangnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, sosial, budaya, kerusakan hutan, lingkungan dan satwa yang tidak terbendung, rendahnya sumber daya manusia dan banyaknya pengangguran serta meningkatnya kemiskinan masyarakat di Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.

Tinjau

Penggiat Seni & Konservasi Bengkulu (PSKB)

By Selasar - Jendela

Penggiat Seni dan Konservasi Bengkulu (PSKB) merupakan sebuah komunitas yang berdiri pada tahun 2021, di Kota Bengkulu. Organisasi ini dibentuk oleh sekelompok seniman, aktivis lingkungan, dan budayawan lokal yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni budaya serta lingkungan hidup di Provinsi Bengkulu. Sejak awal berdirinya, PSKB berkomitmen menjadi ruang kolaboratif bagi komunitas kreatif dan masyarakat luas untuk mengembangkan seni tradisi dan kontemporer sekaligus mengampanyekan pentingnya konservasi alam secara berkelanjutan kami cukup sering membalut seni untuk tujuan konservasi tentu sebaliknya inspirasi seniman banyak didapat saat bergerak melaksanakan konservasi.

Tinjau

Komunitas Albino Sulawesi Utara

By Selasar - Jendela

Komunitas albino Sulawesi Utara merupakan komunitas lokal yang saya dirikan pada tahun 2021. Komunitas albino Sulawesi Utara berdiri atas dasar ingin berbagi cerita pengalaman tentang apa itu albinisme, banyak masyarakat maupun pemerintah tidak mengenal apa itu albinisme. Albinisme disebabkan oleh kelainan genetik sejak dilahirkan. Kurangnya produksi melanin pada tubuh seseorang mengakibatkan kulit rambut menjadi pucat atau putih juga mempengaruhi iris mata atau penglihatan. Sejak tahun 2021 kami selalu melakukan advokasi ataupun sosialisasi edukasi terkait dengan albinisme itu terutama kepada masyarakat luas juga kepada pihak-pihak pemerintah yang memang tidak mengetahui apa itu albinisme. Upaya-upaya yang telah kami lakukan sejak tahun 2021 sudah banyak menghasilkan sesuatu yang tentunya bermanfaat bagi kami kaum albinisme yang ada di Indonesia terutama yang ada di provinsi Sulawesi Utara.

Tinjau

Forum Peduli Kasih

By Selasar - Jendela

Forum Peduli Kasih dibentuk pada tahun 2017 dengan banyak anggota 43 orang anak berkebutuhan khusus dengan semua ragam didalamnya. Forum ini melakukan kerjasama dengan dinas kesehatan setempat dalam hal ini PUSKESMAS/PUSTU untuk memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada anggota forum disetiap bulan berjalan pada tanggal 4 dan kami juga bekerjasama dengan pihak desa untuk mendapatkan dana agar anggota dapat makanan gratis berupa bubur kacang hijau untuk dikonsumsi setelah pemeriksaan.

Tinjau