Skip to main content
All Posts By

maya

LIPGA (Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara)

By Selasar - Jendela

Lembaga Ikatan Pemuda Gayo Antara disingkat dengan LIPGA adalah salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berbentuk Perkumpulan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, berdiri pada Hari Jum’at, Tanggal 13 Juni 2008 berkantor di Jalan Lukub Badak Komplek SKB-Pegasing-Aceh Tengah. Lembaga ini muncul dan ada dikarenakan menurunnya ahlak dan adab masyarakat terutama pelajar, kurangnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan, sosial, budaya, kerusakan hutan, lingkungan dan satwa yang tidak terbendung, rendahnya sumber daya manusia dan banyaknya pengangguran serta meningkatnya kemiskinan masyarakat di Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.

Tinjau

Penggiat Seni & Konservasi Bengkulu (PSKB)

By Selasar - Jendela

Penggiat Seni dan Konservasi Bengkulu (PSKB) merupakan sebuah komunitas yang berdiri pada tahun 2021, di Kota Bengkulu. Organisasi ini dibentuk oleh sekelompok seniman, aktivis lingkungan, dan budayawan lokal yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni budaya serta lingkungan hidup di Provinsi Bengkulu. Sejak awal berdirinya, PSKB berkomitmen menjadi ruang kolaboratif bagi komunitas kreatif dan masyarakat luas untuk mengembangkan seni tradisi dan kontemporer sekaligus mengampanyekan pentingnya konservasi alam secara berkelanjutan kami cukup sering membalut seni untuk tujuan konservasi tentu sebaliknya inspirasi seniman banyak didapat saat bergerak melaksanakan konservasi.

Tinjau

Komunitas Albino Sulawesi Utara

By Selasar - Jendela

Komunitas albino Sulawesi Utara merupakan komunitas lokal yang saya dirikan pada tahun 2021. Komunitas albino Sulawesi Utara berdiri atas dasar ingin berbagi cerita pengalaman tentang apa itu albinisme, banyak masyarakat maupun pemerintah tidak mengenal apa itu albinisme. Albinisme disebabkan oleh kelainan genetik sejak dilahirkan. Kurangnya produksi melanin pada tubuh seseorang mengakibatkan kulit rambut menjadi pucat atau putih juga mempengaruhi iris mata atau penglihatan. Sejak tahun 2021 kami selalu melakukan advokasi ataupun sosialisasi edukasi terkait dengan albinisme itu terutama kepada masyarakat luas juga kepada pihak-pihak pemerintah yang memang tidak mengetahui apa itu albinisme. Upaya-upaya yang telah kami lakukan sejak tahun 2021 sudah banyak menghasilkan sesuatu yang tentunya bermanfaat bagi kami kaum albinisme yang ada di Indonesia terutama yang ada di provinsi Sulawesi Utara.

Tinjau

Forum Peduli Kasih

By Selasar - Jendela

Forum Peduli Kasih dibentuk pada tahun 2017 dengan banyak anggota 43 orang anak berkebutuhan khusus dengan semua ragam didalamnya. Forum ini melakukan kerjasama dengan dinas kesehatan setempat dalam hal ini PUSKESMAS/PUSTU untuk memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada anggota forum disetiap bulan berjalan pada tanggal 4 dan kami juga bekerjasama dengan pihak desa untuk mendapatkan dana agar anggota dapat makanan gratis berupa bubur kacang hijau untuk dikonsumsi setelah pemeriksaan.

Tinjau

Perkumpulan eQUALITA

By Selasar - Jendela

eQUALITA didirikan pada tanggal 25 November 2015 di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur Indonesia yang sudah berbadan hukum perkumpulan dan berbasis keanggotaan. eQUALITA (Perkumpulan) memusatkan semua programnya menggunakan pendekatan berbasis hak asasi manusia untuk memastikan setiap orang khususnya perempuan mampu memimpin dan menciptakan dunia yang lebih baik dan berkeadilan. Secara strategis eQUALITA mengintegrasikan pendidikan kerakyatan (popular education), kampanye, komunikasi, dan advokasi sambil memfasilitasi hubungan dengan pembuat kebijakan (pemerintah). Semua anggota kami adalah bagian dari basis kuat aktivis dan sekutu feminis (feminist ally) yang saling terhubung dalam bertukar pikiran, belajar dan bertindak bersama untuk perubahan yang transformatif.

Tinjau

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau

By Selasar - Jendela

WALHI Riau merupakan organisasi forum yang secara hukum tergabung dalam Yayasan WALHI. Yayasan WALHI juga merupakan bagian dari jaringan Sahabat Bumi, sebuah jaringan global yang berafiliasi di 73 negara. WALHI Riau didirikan pada tanggal 14 Februari 2001. Dalam kiprahnya, WALHI Riau mengusung visi Untuk mewujudkan visi tersebut, WALHI Riau mengusung misi.

Tinjau

Yayasan Papua Mandiri (YAPMI)

By Selasar - Jendela

 

Visi

Menjadi organisasi yang Tangguh, mandiri, harmoni dan menginspirasi masyarakat dalam mewujudkan nilai-nilai kesetaraan dan kehidupan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dengan pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna bagi semua masyarakat, terutama masyarakat miskan di lapisan paling bawah dan kelompok rentana (anak, ibu hamil, lansia dan disabilitas), serta lapisan masyarakat terbawah yang terpinggirkan oleh pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang berada diwilayah rawan bencana, tertinggal, terluar dan terdepan.

Misi

  1. Mewujudkan pengurangan risiko bencana yang evektif, evisien dan terkoordinasi yang dilandasi oleh prinsip kemanusiaan, kesetaraan dan keadilan yang inklusif
  2. Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang inklusi didukung oleh profesionalitas dan akuntabilitas sesuai peraturan perundang-undangan.
  3. Menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanggulangan bencana, baik sebelum, saat dan setelah bencana.
  4. Menumbuh kembangkan kemandirian masyarakat dalam pengurangan risiko bencana
  5. Mewujudkan pemanduan program dan kegiatan untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat
  6. Meningkatkan Kapasitas Ekonomi Produktif Masyarakat
  7. Membangun komitmen para pemangku kepentingan – stakeholder, baik local, nasional dan internasional dalam rangka penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.
  8. Mewujudkan komunitas masyarakat berdaya berbasis kearifan lokal, yang punya daya kreatif, inovatif, mandiri dan punya etos kerja yang tinggi.
  9. Menciptakan generasi baru yang kreatif, berkarakter, dan berjiwa pemimpin masa depan.
    Bertekad mendampingi dan mengantarkan kelompok masyarakat miskin menjadi masyarakat berdaya berbasis sumberdaya lokal.
  10. Mentransformasi nilai-nilai kerelawanan untuk menciptakan kepemimpinan lokal sebagai agen perubahan masyarakat

Wilayah Kerja: Papua, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

Isu Strategis: Lingkungan & Perubahan Iklim, Penanggulangan Bencana, Ekonomi Kemasyarakatan, Pendidikan & Vokasi, Pemberdayaan Desa, Pertanian & Pangan, Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI), Pemberdayaan Pemuda, Keselamatan & Keamanan, Teknologi Informasi, Komunikasi, & Keamananan Digital.

Alamat: Koya Barat, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Website: –

Media sosial:  

Kontak: 

Terasmitra

By Selasar - Jendela

Berdiri sejak 2011, fokus kegiatan Terasmitra pada upaya untuk menguatkan komunitas-komunitas lokal dalam pengelolaan kekayaan alam melalui pelatihan, pendampingan, pendanaan, dan diseminasi pengetahuan menggunakan pelbagai kanal media kreatif.

Tinjau

WALHI Sulawesi Tenggara

By Selasar - Jendela

WALHI Sulawesi Tenggara adalah organisasi advokasi lingkungan hidup, berdiri tahun 1996 dengan 14 (empat belas) lembaga anggota yang tersebar di Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak berdiri hingga sekarang Walhi Sulawesi Tenggara aktif terlibat dalam aksi penyelamatan lingkungan dari ekspansi perkebunan, pertambangan dan sektor lainnya, untuk menjaga lingkungan Walhi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan masyarakat lokal, masyarakat adat, perempuan dan kelompok rentan lainnya serta mensosialisasikan kebijakan ramah lingkungan kepada pihak terkait.

Tinjau

PPRBM Solo

By Selasar - Jendela

PPRBM merupakan kependekan dari Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat, atau dalam bahasa Inggris disebut CBR-DTC yang merupakan kepanjangan dari Community Based Rehabilitation-Development and Training Center.

Tinjau

Yayasan Nusa Lestari Hijau

By Selasar - Jendela

Yayasan Nusa Lestari Hijau (YASNURIH) merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang aktivitas pemberdayaan, advokasi dan respon kemanusiaan dari para pengurus yang terlibat dalam berbagai inisiatif lingkungan sejak tahun 2008 melalui Kawan NTT Hijau. Selain itu, keterlibatan Program Komunitas Tangguh terhadap Iklim dan Bencana di Indonesia (ICDRC) yang merupakan kolaborasi YPPS dan Oxfam, serta partisipasi dalam Incident Project yang berfokus pada peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana di Nusa Tenggara bersama CRS, telah menjadi landasan kuat bagi terbentuknya Yayasan Nusa Lestari Hijau ini.

Tinjau

Kawungpitu Institute

By Selasar - Jendela

Kawungpitu adalah organisasi non-profit yang bertujuan untuk mewujudkan penghidupan berkelanjutan melalui tiga pilar: Pengelolaan Sumber Daya secara Bijak, Penguatan Kapabilitas Komunitas, dan Peningkatan Resiliensi Komunitas terhadap Krisis Iklim. Kawungpitu didirikan pada Maret 2024 di Bogor oleh sekelompok orang muda yang memiliki pengalaman panjang dalam pengorganisasian dan pengembangan komunitas.

Tinjau

Sahabat Konservasi Lingkungan (SAUKANG)

By Selasar - Jendela

Saukang berdiri sejak tahun 2017 dilatarbelakangi adanya permasalahan lingkungan di Kab Bulukumba mulai dari sampah hingga tanah longsor. Sehingga pada tahun 2020, Saukang bekerja sama dengan organisasi karang taruna aktif bergerak melakukan kegiatan sosial di pesisir pantai, penanaman pohon, dan juga bergerak di bakti sosial bagi masyarakat yang butuh uluran tangan.

Tinjau

Bank Sampah Anyelir

By Selasar - Jendela

Bank sampah anyelir di bentuk pada tanggal 26 Desember 2018. kami di bentuk berdasarkan permintaan masyarakat terkait keberadaan sampah yang tidak terkelola. Dan kami merupakan kader kelurahan yang siap membantu masyarakat dan pemerintah untuk kota Medan yang lebih baik.

Tinjau

Yayasan Gerakan Peduli Sungai (YGPS)

By Selasar - Jendela

Yayasan Gerakan Peduli Sungai (YGPS) adalah Organisasi Akar Rumput yang di Bentuk Pada Tahun 2018. Dedikasikan sebagai Wadah Edukasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat yang berfokus pada isu Pelestarian Ekosistem Daerah Aliran Sungai (Hulu – Batang – Hilir), Adaptasi Perubahan Iklim dan Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang diimplementasikan melalui tiga pilar program yaitu Divisi Konservasi Lingkungan Hidup, Divisi Edukasi dan Pemberdayaan serta Divisi Sosial Kemanusiaan dimana ketiga Divisi program ini memiliki berbagai program turunan.

Tinjau

Institute For Human and Ecological Studies (INHIDES)

By Selasar - Jendela

Institute for Human and Ecological Studies (Inhides) adalah lembaga kajian/riset independent yang didirikan pada 3 Februari 2020 untuk mendukung keadilan sosial-ekologis di Indonesia, khususnya di Gorontalo, melalui kerja-kerja penelitian.
Awalnya bernama Institute for Humanity and Development Studies. Namun, pada 2023, berubah nama menjadi Institute for Human and Ecological Studies.

Tinjau

Yayasan Aku Rimba Indonesia

By Selasar - Jendela

Yayasan Aku Rimba Indonesia merupakan organisasi yang dipimpin dan beranggotakan kaum muda, yang secara aktif mengembangkan program-program di bidang kehutanan yang berbasis lestari dan masyarakat yang sejahtera. Awalnya Yayasan Aku Rimba Indonesia didirikan dengan nama Yayasan Alumni Kehutanan Unhas yang disahkan melalui Surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000932.AH.01.04 Tahun 2017. Dalam perjalanan perkembangan pendirian Yayasan, pendiri bersepakat untuk merubah nama Yayasan yang diputuskan dalam rapat dewan pembina menjadi Yayasan Aku Rimba Indonesia pada tahun 2022 dan telah disahkan melalui Surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0000514.AH.01.05 Tahun 2022.

Tinjau

Yayasan Nuansa Alam Indonesia

By Selasar - Jendela

Yayasan Nuansa Alam Indonesia di singkat YNAI dibentuk sejak Tahun 2022 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor: AHU.009588.AH.01.04.Tahun 2022, dikukuhkan pada tanggal 22 April 2022 di Medan dengan nama Yayasan Nuansa Alam Indonesia, No. Akte Notaris 02 Tahun 2022. Yayasan ini didirikan atas dasar kepedulian beberapa penggiat lingkungan hidup dan pemerhati pertumbuhan ekonomi rakyat miskin di saat ekonomi lagi dilanda di saat Pandemi COVID-19, dimana seluruh aspek kehidupan terutama perekonomian, sosial budaya dan lingkungan hidup di seluruh dunia termasuk Indonesia mengalami keterpurukan baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Tinjau

Rumah Ekologi Nusantara

By Selasar - Jendela

Inisiatif pembentukan Rumah Ekologi Nusantara bermula dari kerja-kerja pemberdayaan masyarakat beberapa dosen. Dari pengalaman tersebut, kami mulai membangun diskusi untuk membangun lembaga masyarakat yang sipil yang fokus memberikan pemberdayaan masyarakat pada sektor lingkungan yang berkelanjutan, mengingat ini menjadi tantangan tengah dihadapi oleh masyarakat di Banten.

Tinjau